Wednesday, May 11, 2011

Cara Melihat Aura

Apakah Aura itu?

Aura manusia adalah medan energi yang mencerminkan spektrum energi dalam tubuh. Energi ini mencerminkan siapa dan bagaimana diri kita (dalam batasan-batasan tertentu). Energi ini terbentuk serta dipengaruhi oleh lingkungan dan gaya hidup kita. Aura mencerminkan kesehatan kita, aktivitas mental dan keadaan emosi. Hal ini juga menunjukkan penyakit - seringkali lama sebelum timbulnya gejala.

Dekat dengan kulit adalah aura eterik. Terlihat seperti selubung tipis, berwarna putih seperti asap atau kabut tipis, terlihat menempel pada tubuh. Selubung ini amat mudah terlihat, bahkan oleh orang awam sekalipun. Selubung ini, konon, mengembang maksimal pada saat kita tidur atau pada saat "deep relaxation" karena pada saat itu, terjadi proses pertukaran energi dengan sempurna. Pada saat terjaga, selubung ini menjadi padat setebal rata-rata 10-30 cm. selubung ini disebut sebagai aura dalam, konon ditafsirkan oleh sebagian orang sebagai aura vitalitas atau aura kesehatan.


Aura utama. Aura utama ini menyelubungi lapisan luar tubuh, berlapis-lapis, bertingkat-tingkat dan kadang terlihat bercampur baur. Bayangkan seperti sebuah lapisan asap gas berwarna yang menyelimuti tubuh, kira-kira seperti itu. Warna-warna ini berasal dari chakra, dihasilkan oleh chakra. Sumber energi berasal dari bumi mengalir melalui kaki lalu masuk ke dalam chakra, seperti tanaman menyerap air. Setiap chakra mengolah dan menghasilkan berbagai macam tipe energi dan warna. Kekuatan tiap chakra tergantung pada sifat dan gaya hidup seseorang, dan bersama-sama chakra, menghasilkan energi dan warna tertentu yang mendominasi aura.

Aura utama ini sangat sensitif terhadap cahaya dan bisa difoto dengan foto kirlian. Sistem chakra-Aura bisa disamakan dengan pohon. Energi / nutrisi diserap melalui kaki / akar dan dialirkan melalui tubuh / batang ke chakra / daun.

Cara mudah melihat aura eterik ialah dengan melihat seseorang dengan baju hitam dalam jarak 2-3 meter, dengan latar belakang tembok berwarna putih dan dalam pencahayaan agak redup/jangan terlalu terang atau gelap lalu tembuskan pandangan anda ke sekeliling orang tsb, hingga seolah olah orang tersebut hilang dalam pandangan anda, lalu lihatlah apa yang muncul di sekelilinganya!

Kebanyakan orang menyangka bahwa kita dapat menilai seseorang berdasarkan warna dominan aura mereka. Sebagai contoh, Biru berarti orang yang sangat spiritual, dapat dipercaya, jujur. Orange berarti tipe emosional orang dll .. menurut hemat saya, hal ini kurang tepat. Aura adalah sesuatu sistem fenomena alamiah tubuh yang bekerja sangat rumit-namun sempurna, senantiasa berubah-ubah dan oleh karenanya kita tidak dapat menilai apalagi "menghakimi" seseorang hanya berdasarkan warna aura.

Aura juga sensitif terhadap warna. Ia bereaksi terhadap warna pakaian dan dengan lingkungan sekitarnya. Disadari atau tidak, ketika mencocokan atau memilih baju misalnya, sebenarnya kita sedang menyesuaikan diri dengan aura kita.

Contoh nyata lagi, silahkan anda datang ke klinik bersalin atau rumah sakit. warna seragam yang digunakan adalah pink atau hijau. warna sangat mempengaruhi emosi. warna pink disadari atau tidak, merangsang energi cinta dan kasih sayang. coba lihat ketika seorang ibu melihat anak yang baru dilahirkannya. lalu, warna hijau, warna ini merangsang ketenangan emosi, rileksasi, dan karenanya dapat mempercepat proses penyembuhan secara emosional. percaya atau tidak, ini bukanlah kebetulan!

Ada sebuah bidang ilmu yang mempelajari pengaruh warna terhadap kesehatan. lazimnya sering kita kenal dengan "Colour Healing" atau "Colour Therapy".

Rasanya agak sulit untuk melihat aura seseorang yang berpakaian dengan warna tertentu. Warna aura dari pakaian bereaksi dengan aura orang itu, menyebabkan (sedikit/banyak) gangguan yang menghalangi dan kadang mempengaruhi aura utama orang yang dimaksud.

Aura Penyakit: muncul pada aura dalam berbagai cara, kadang-kadang seminggu sebelum gejala fisik. Infeksi telinga, misalnya, akan muncul sebagai bayangan di sisi kepala sebelum gejala muncul. bayangan ini secara bertahap akan berubah menjadi warna merah atau orange gelap.

Aura Kematian: Ketika seseorang sedang sekarat, terjadi perubahan aura secara dramatis. Pertama cahaya aura memudar dan melemah, dan kemudian, seminggu atau lebih sebelum kematiannya aura mengembang, berubah menjadi kelabu atau biru pucat dengan percikan warna-warna tertentu / spesial yang mengiringinya ...

Semoga artikel ini bermanfaat.

Useful Links :
Auras: See Them in Only 60 seconds
How to see and read the human aura
The Magic In Your Hands: How to See Auras and Use Them for Diagnosis and Healing
The human aura: How I teach my students to see it

No comments:

Post a Comment

LinkWithin

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...